Normal Kolesterol HDL atau Kolesterol Baik

normal kolesterol

Saat ini, penyakit kolesterol tinggi bukan lagi satu hal yang langka. Tapi, bukan berarti kamu boleh menyepelekannya. Sebab meski jumlah pengidapnya berubah, menjadi lebih banyak, dampak dari kondisi ini sama sekali tidak berubah. Kolesterol tinggi bisa memicu penyakit jantung dan stroke.

Pada dasarnya, baik pria maupun wanita sama-sama bisa mengalami masalah kesehatan yang satu ini. Kolesterol tinggi bisa terjadi pada siapa saja, tapi pada pria muda biasanya kadar kolesterol akan cenderung terlihat lebih tinggi. Apalagi jika dibandingkan dengan wanita.

Pasalnya, wanita dilindungi hormon estrogen yang membuat tubuhnya memiliki kadar kolesterol baik alias HDL lebih tinggi. HDL disebut sebagai kadar kolesterol baik karena dapat membantu fungsi tubuh dan dianjurkan agar kadar kolesterol ini tetap tinggi dalam tubuh, setidaknya 50 mg/dL atau lebih. Namun, biasanya setelah memasuki masa menopause, kadar kolesterol jahat pada tubuh wanita akan semakin meroket dan ini bisa jadi berbahaya.

Baca Juga : Cara Menurunkan Kolesterol Dengan Mudah

Kolesterol Pada Pria

Berbeda dengan wanita, pada pria biasanya angka kolesterol bisa saja tinggi pada usia muda. Secara umum, jumlah kolesterol total yang disarankan adalah tidak lebih dari 200 ml/dL. Dengan jumlah kolesterol jahat tidak lebih dari 120 mg/dL – 130 mg/dL.

Pria harus mewaspadai jika pemeriksaan menunjukkan jumlah LDL yang ada dalam tubuh sudah lebih dari 120 mg/dL, atau jika jumlah kolesterol total sudah lebih dari 200 mg/dL. Sebab, kadar kolesterol total darah terkait dengan risiko penyakit jantung pada pria usia muda.

Selain itu, seiring berjalannya waktu, risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung mungkin akan semakin mengintai pria. Pada pria yang sudah berusia 45 tahun atau lebih, biasanya risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung akan semakin meningkat. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu menjaga kadar lemak dalam darah tetap normal.

Baca Juga : Menurunkan Kolesterol Secara Alami dan Mudah

Nilai Kadar Lemak atau Kolesterol Normal

Secara umum kadar kadar lemak total dikatakan normal pada tubuh kalau kadarnya 200 mg/dL. Kadar ini masih dibagi lagi menjadi dua. Pertama, LDL yang merupakan kadar lemak jahat dan HDL yang merupakan kadar lemak baik.

Kadar HDL atau kadar lemak baik pada wanita disarankan ada pada kisaran 50 mg/dL atau lebih. Ini merupakan kadar lemak baik dan peningkatannya tidak akan memberikan masalah pada tubuh.

Berbeda dengan kadar kadar lemak baik, LDL justru berbahaya kalau angkanya tinggi. Pada wanita, kadar lemak normal wanita berada pada kisaran 100 mg/dL atau di bawahnya. Jika kadarnya sudah mencapai 130mg/dL, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri dan menjalani pengobatan. Selanjutnya, jika kadar lemak mencapai 160 mg/dL berarti terdapat kondisi serius pada pembuluh darah, sehingga wajib diatasi sesegera mungkin.

Perlu diketahui, menghitung kadar lemak normal adalah gabungan dari sejumlah kadar lemak jahat, kadar lemak baik dan trigliserida. Hanya dengan melihat kadar kadar lemak total dan HDL sudah bisa menggambarkan kesehatan secara umum.

Baca Juga : Kadar Asam Urat Normal Pada Seseorang

Namun, apabila kadar lemak total berjumlah 200 mg/dL atau lebih, atau HDL kurang dari 40 mg/dL, sepertinya Anda perlu melakukan pemeriksaan kadar lemak lengkap yang mencakup trigliserida dan LDL.

Apabila kadar lemak LDL atau terlalu banyak di dalam darah hal itu akan membentuk plak yang bisa menyumbat pembuluh darah arteri. Pembuluh darah arteri yang tersumbat bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Perlu Anda ketahui juga, kadar HDL dalam tubuh wanita cenderung lebih tinggi daripada laki-laki karena adanya hormon estrogen. Oleh karenanya, kadar HDL sebaiknya 50mg/dL atau lebih. Karena ini adalah kadar lemak baik yang menunjang kesehatan tubuh, maka akan lebih baik apabila kadarnya tetap tinggi.

Kadar lemak yang kurang dari 200 mg/dL masih bisa ditoleransi. Namun, jumlah kadar lemak 200-239 mg/dL sudah masuk pada ambang batas tinggi. Jika jumlahnya mencapai 240 mg/dL atau lebih termasuk tingkat kadar lemak tinggi.

Selain itu, kadar lemak tiap orang berbeda-beda tergantung pola makan dan gaya hidupnya. Bahkan, meski mengonsumsi makanan yang sama, kadar lemak setiap orang bisa berbeda-beda. Beberapa orang mengalami kadar lemak tinggi karena disebabkan oleh faktor keturunan.

Baca Juga : Gejala Asam Lambung dan Cara Pencegahannya

Jangan lupa, sebelum Anda melakukan pemeriksaan kadar lemak, sebaiknya Anda harus berpuasa selama kurang lebih 8-12 jam. Pengukuran kadar lemak bisa dilakukan dengan mengetahui berapa miligram (mg) kadar lemak yang terdapat dalam setiap desiliter (dL) darah.

 

Sumber :

  1. https:// www,halodoc,com
  2. https://doktersehat,com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *